Minggu, 01 April 2012

MUARA KEHIDUPAN


MuARA KEHIDUPAN
       Segelintir kisah yang berasal dari suatu desa terpencil, terlahir seorang anak pertama dari keluarga yang pas-pasan, ayah nya bekerja sebagai buruh karyawan di suatu perusahaan sedangkan ibu nya bekerja menjadi seorang penjahit.
       Keluarga ini mungkin termasuk salah satu keluarga yang harmonis dan damai,setelah beberapa tahun anak itu pun tumbuh dewasa dan mungkin menjadi anak yang di inginkan oleh banyak orang tua karena di samping dia anak yang cerdas dia juga anak yang jujur, meskipun dia terlahir dari keluarga yang pas-pasan tapi dia tidak pernah merasa malu dengan keadaan keluarganya walaupun teman-teman nya berasal dari keluarga yang sangat mampu(kaya),hal ini yang menjadi kebahagiaan orang tua nya.
Namun semua itu berubah setelah dia mulai masuk ke sekolah SMK, dia mulai merasa bosan dengan kehidupan nya yang serba pas-pasan dan dia pun mulai merasa bahwa TUHAN itu tidak adil karna TUHAN tidak pernah memberikan apa yang dia inginkan.
Beberapa tahun kemudian dia pun lulus dengan nilai yang dapat di katakan cukup, setelah itu tak lama berselang dia pun meminta izin kepada orang tuanya karna dia ingin pergi merantau untuk bekerja namun permintaan itu pun tidak di setujui oleh kedua orang tua nya karna dengan alasan dia anak laki-laki satu-satu nya,akhirnya dia pun mengurungkan niat nya itu.
Haripun berganti selang satu tahun dia pun mendapat pekerjaan di suatu bengkel motor yang tak jauh dari rumah nya,namun keadaan itu berubah drastis semenjak dia mulai  berteman dengan anak-anak geng motor kehidupnya menjadi tidak teratur di samping dia jarang pulang ke rumah dia juga sering mabok-mabokan, hal ini terjadi karena dia beralasan “buat apa aku kerja kalau bukan untuk seneng-seneng  toh apa yang aku inginkan tidak pernah tercapai”.
Tepatnya pada suatu malam hari dia mabok berat sambil mengendarai sepeda motor dan hal yang tidak di ingin kan pun terjadi dia mengalami kecelakaan hingga dia pun tak sadar kan diri, dan tidak ada satu pun orang yang menolong nya karena kejadian itu terjadi tengah malam pas jalanan sudah sepi,tak lama berselang dia pun seperti melihat seorang nenek-nenek yang datang menghampirinya sambil berkata ”ingat lah nak bahwa TUHAN tidak akan memberi apa yang kita inginkan,tetapi DIA akan memberi apa yang kita butuh kan”, sambil mengatakan “ sadarlah orang tua mu sudah menunggumu di rumah”.
Selang beberapa jam akhirnya dia pun tersadar dan sudah berada di rumah nya,sambil menangis dia pun memeluk kedua orang tua nya dan meminta maaf akan segala kesalahan yang pernah dia lakukan..........  BY :( Abeng )

Kamis, 29 Maret 2012

Pemograman Web

<img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh68wicm1FzH05O_MgDM6RI9v-JbOqv6Yw8MQgK4ewg_1iRkBx1Kig6TbntvnYxm6OdKhhSvXCDdzVUtHiHR6LeUotLvNN1MX44Hczm9Myl2laeds2ZRKU0-7s5NVxpw6pNAF2awdWV8RjE/s1600/Rihanna-rihanna-26798868-320-320.jpg" /></a></div>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">


Kebiasaan yang Diulang


Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang terkenal karena memiliki keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.
Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya.
Panglima mulai menarik busur dan melepas satu persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak sorai menyaksikan kehebatan anak panah yang melesat! Sungguh luar biasa! Seratus kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.
Dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan, panglima berucap, "Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?"
Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk, "Panglima memang hebat ! Tetapi, itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih."
Sontak panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu. Tukang minyak menjawab, "Tunggu sebentar!" Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah uang koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya. Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut!
Panglima dan rakyat tercengang. Merela bersorak sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati, tukang minyak membungkukkan badan menghormat di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya, "Itu hanya keahlian yang didapat dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian."
=============================================================,
Dari cerita tadi, kita bisa mengambil satu hikmah yaitu: betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan. Habit is power!
Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan karakter sukses hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, & lain sebagainya.
Mari kita siap melatih, memelihara, dan mengembangkan kebiasaan berpikir sukses dan bermental sukses secara berkesinambungan. Sehingga, karakter sukses yang telah terbentuk akan membawa kita pada puncak kesuksesan di setiap perjuangan kehidupan kita.
Sekali lagi: Kebiasaan yang diulang terus menerus, akan melahirkan keahlian!